Bokepan.org | Nonton Bokep ABG Indo
Nonton Bokep ABG Indo
Beranda 🔥 Trending
Bright Mode
Dark Mode
ABG Mahasiswi Creampie Bokep Indo Bokep Jepang Anak SMA Anak SMP Masturbasi Panlok Anak Sekolah Hijab Bispak SPG Perawan Gang Bang Skandal Selebgram Outdoor Bokep Barat Viral MILF Blowjob Anal JAV Uncensored Amateur Cantik Bokep Cina Cosplay
Kategori
Randomize Icon
Acak Video
Adik kaka ngentot berdiri
423
0
-
2 months ago
Video ini sudah dilaporkan kalau video ini rusak.
Description :
Perpisahan sekolah telah makin dekat, saya dan kawan-kawan merencanakan liburan di pantai pangandaran, kami telah sewa pemondokan yang mana dekat sama bibir pantai kami semua berpasangan dengan kekasihnya, kita benar-benar suka dan keliling bersama sama di waktu malam hari yang memiliki kekasih jalan jalan telusuri suara ombak di pantai. Terlampau asyik ada beberapa mereka untuk kembali lagi ke pemondokan dan ada pula yang bercinta dengan pasangannya masing-masing, saat malam ke dua rekan temanku meneruskan dengan melingkari disekitaran pantai, singkat kata tinggallah saya dan Thalia di pemondokan, saya bertanya ia "mengapa kamu tidak turut keluar" Thalia menjawab "Kepalaku kembali pusing nih jadi cukup malas untuk keluar. Karena saya sebagai rekan kasihan menyaksikan kondisi Thalia semacam itu jadi saya temanin ia di kamarnya, malam itu saya melihat tv kurang lebih jam 7 malam karena Thalia panas ia ijin ingin mandi , saya sich cuek saja dengar pengucapan itu saya masih asyikk menonton tv nya. Sesudah 10 menitan Thalia panggil saya untuk mengambil handuknya karena lupa tidak terikut saat masuk ke kamar mandi, ya sudah saya tolong ia ucapnya suruh membawa masuk handuknya dan tiak terkunci pintu kamar mandinya saya sedikit terkejut dengar pengucapan itu, lalu saya masuk dengan mata sedikit tertutp ngerinya entar disangka ngintip atau bagaimana. Saya benar-benar grogi dan hatiku berdebar-debar dengan perlahan-lahan tempat tanganku yang kanan memberi handuk ke Thalia tangan kiriku tutup mataku, "Ini handuknya Thalia simpan mana"kataku "bawa kesini masalahnya tangaku tidak nyampe saya kembali di shower masuk saja tidak apa apa kok " kata Thalia , dengar pengucapan itu saya masuk langsung saja. "saya simpan sini ya handuknya pada tempat wastafel , karena jaraknya wastafel dan shower cuma tertutup oleh gorden tipis jadi seolah-olah siluet badan Thalia terkihat terang, benar-benar terkejutnya kembali saat menempatkan handuk tangan Thalia langsung sentuh tanganku selanjutnya ia kelaur dari gorden minimnya kelihatan badan telanjang Thalia masih basah keseluruhan. Saya kagum dengan payu daranya yang besar dan cantik itu, kulitnya yang putih dan mulus tau-tau penisku langsung tegang dan keras panorama cantik dasarnya, selang beberapa saat tangan Thalia menggenggam tanganku memerintah untuk menggenggam buah dadanya dan rasakan detak jantungnya. Ia berbicara "ooh, Wolf. Saya tidak tahan kembali. Usaplah payudaraku ini dan kita main yok!" Sebagai cowok normal, saya tentu ereksi. Lantas perlahan-lahan tangan kananku memerah payudaranya yang kanan. "Yaa, itu Wolf. Sangat nikmat. Lanjutkan Wolf!". Saat tanganku meremas perlahan payudaranya, Tangan Thalia dengan enteng buka kancing-kancing bajuku. Sesudah kancing bajuku lepas semua, Bibirnya yang ranum dan merah merekah itu perlahan-lahan mencium dan menjilat-jilati dadaku. Lidahnya yang panjang itu berasa sangat nikmat di dadaku. Lantas ia kubalas dengan tangan kananku yang kuarahkan ke bokongnya yang besar dan bersih dan tangan kiriku merengkuhnya yang dilanjutkan dengan kecupan saya yang hot di bibirnya itu. Ia mengeluh dan menikmatinya, beberapa menit selanjutnya tangannya buka retseleting celanaku dan memelorotinya. Demikian celana dalamku dibuka, penisku yang telah ereksi dari barusan langsung meloncat keluar. Menyaksikan penisku yang telah jadi membesar dan memanjang, dia segera membungkukkan tubuhnya dan mulutnya itu dengan perlahan mengulum penisku. Berasa sangat nikmat "Aah.., Thalia.., nikmat.., terusin!". Lidahnya itu dengan bebas menjilat-jilati permukaan penisku dan pucuknya, lidahnya ditujukan ke puncak penisku. Sesudah berlalu beberapa menit, giginya itu langsung menggigit penisku dan langsung mengocaknya. Sesudah 1/2 jam kita lakukan foreplay di kamar mandi, rupanya ia belum juga senang juga. "Wolf, yok kita lanjutin pada tempat tidur! saya ingin lebih hot kembali". Dengan perlahan-lahan, saya angkat ia pada kondisi sama telanjang bundar. Setelah tiba di tepi tempat tidur, pelan-pelan saya simpan tubuhnya di atas tempat tidur. Masih juga dalam kondisi membungkuk, saya ciumi bibirnya dan saya jilat payudaranya yang semakin jadi membesar itu. "Oyaa, terusin Wolf, terusin", Dengar perkataannya saya jadi makin buas nikmati badannya. Saya rebahkan tubuhnya jadi pada kondisi terlentang, susunya yang jadi membesar kelihatan seperti Gunung Bromo yang membubung tinggi. Payudaranya itu langsung saya serbu dengan jilatan lidahku. Kemudian, mulutku ditujukan ke selangkangannya. Kelihatan bulu-bulu vaginanya lebat bak rimba perawan yang belum tersentuh. Narasi Seks Thalia Dengan asyik, tanganku mengobrak-abrik bulu-bulu vaginanya dan kelihatanlah dinding daging tipis alias vaginanya. Langsung saya jilati vaginanya dengan buas dan Thalia langsung menjerit kepuasan sekalian mengeluh dan berbicara "Terusin Wolf, terusin". Masukkan lidahmu itu ke ‘dompet'ku". Anehnya vaginanya yang rerata orang ngomong vagina cewek itu umumnya umumnya berbau tidak lezat, tetapi vagina Thalia berasa wangi dan nikmat. Baunya yang malah wangi itu membuat saya semakin terangsang kembali agar semakin lama nikmati vaginanya. Sekalian menciumi vaginanya, ke-2 tanganku meraba ke-2 iris payudaranya, Thalia cuma mengeluh kembali dan menggenggam ke-2 tanganku dengan kuat. Sesudah 1/2 jam saya terus demikian, pada akhirnya Thalia meminta tempatnya ditukar ke atas. Saya patuhi deh, periode saya terus yang gerilya? Saya segera berpindah jadi di bawah dan Thalia di atas. Sesaat akan laganya, Thalia pertama kali meremas sendiri ke-2 payudaranya dan mimik mukanya itu yang membuatku lebih syuur. Setelah meremas-remas sendiri ke-2 payudaranya, dia segera mengawali laganya dengan mencium dan menjilat-jilati bibirku sambil tangannya meremas-remas dadaku yang cukup sektor dan meraba-raba puting susuku. Bibirnya betul-betul fantastik, berasa nikmat dan dasarnya tidak dapat saya jabarkan dengan kalimat. Senang dengan menciumi dan menjilat-jilati bibirku, perhatiannya ke arah perlahan-lahan ke bawah. Pertama kali ia menciumi dan menjilat-jilati leherku dan terkadang menggigit leherku, terasanya betul-betul nikmat. Sekalian nikmati leherku, tangan kanannya beralih status jadi di penisku. Dengan nikmatnya ia mengocak penisku, ke atas.., ke bawah.., ke atas.. Dan sebagainya. Kocokannya betul-betul membuat mataku merem terbuka. Setelah menciumi, menjilat-jilati dan menggigit leherku, matanya tertuju ke dadaku. Lidahnya langsung menjilat-jilati puting susuku. Tetapi ia hanya sesaat menjilat-jilati puting susuku, perhatiannya langsung tertuju ke penisku yang telah besar dari barusan. Bibirnya langsung menjilat penisku, berasa sangat nikmat. Lidahnya itu yang membuatku senang sekali, dengan perlahan-lahan lidahnya mnjilati penisku sekalian tangannya yang kecil itu terus mengocaknya. "Aach Thalia.., Sangat nikmat Ohh", Selang beberapa saat selanjutnya, saat ia masih mengocak penisku. Berasa ada suatu hal yang hangat mengucur dari penisku dan terasanya akan meledak keluar. saya bilangin ke Thalia, "Awas, saya ingin keluar. Tahan dahulu kocokanmu Janganlah sampai spermaku keluar saya masih ingin meneruskan!!", Tetapi dengan cuek ia justru semakin bertambah giat dan keras mengocak penisku sekalian lidahnya menjilat-jilati puncak penisku. ceritasexdewasa.org Beberapa saat selanjutnya keluarlah cairan kepuasan yang warna putih yang disebutkan sperma. Dan spermaku berkenaan mulutnya dan ada beberapa yang menyengaja dijilat dan ditelan Thalia. Berasa sangat nikmat!, Thalia terus menjilat-jilati beberapa sisa sperma yang keluar penisku. Sementara Thalia masih repot dengan penisku, saya istirahat sesaat dalam kepuasan yang tidak ada taranya. Saat saya masih istirahat, berasa Thalia masih repot dengan penisku. Karena saya kasihan Thalia belum capai orgasme, Langsung saya bangun dan melanjutkan tindakan. Saya suruh Thalia berpindah status jadi di bawah, langsung ia patuhi. Sesaat saat sebelum masukkan penisku, saya kocok sesaat penisku supaya jadi membesar dan Thalia menolongku dengan turut mengocaknya. Selang beberapa menit selanjutnya penisku langsung berdiri kembali dan langsung saya masukan ke vaginanya. Thalia langsung teriak dan mengeluh kepuasan, "Aacchh". Tapi berasa statusku kurang nikmat, saya cabut kembali penisku dan saya simpan bantal di atas bokong Thalia agar penisku berasa nikmat masuk divaginanya. Narasi Seks Thalia Demikian saya masukkan penisku dalam-dalam, berasa vaginanya hangat dan telah penuh cairan yang membuat penetratif penisku berasa nikmat dan licin. Ini tanda Thalia telah alami orgasme saat sebelum saya masukkan penisku. Penisku, saya ambil perlahan-lahan, masukkan kembali perlahan-lahan dan begitu selanjutnya. Thalia kembali lagi berteriak kecil dan mengeluh. Saya biarin Thalia berteriak dan mengeluh, saya terusin aksiku dengan membuat macam seperti menggoyang pinggulku. Sekitar 45 menit saya melanjutkan aksiku, Thalia perlahan-lahan berbisik "Wolf, saya tidak kuat kembali.., saya telah ingin keluar.., Cairan spermaku mau keluar!". Rupanya betul , beberapa menit selanjutnya di penisku berasa ada beberapa cairan yang menyelimutinya. Saya diamkan penisku dalam vagina Thalia sepanjang beberapa saat sepanjang Thalia orgasme. Karena saya baca, cewek suka jika saat ia orgasme, penis cowoknya ada dalam-dalam di vaginanya. Dan betul kata buku, Thalia kelihatan benar-benar senang. Demikian ia usai orgasme, beberapa saat selanjutnya sepanjang penisku masih dalam, berasa spermaku masih ingin keluar. Cepat-cepat saya cabut penisku dari vagina Thalia dan Thalia langsung menyambutnya dengan kuluman yang luar biasa sekali. Satu kali lagi spermaku langsung tumpah ke muka Thalia, sekitar bibirnya langsung dipenuhi oleh spermaku yang rupanya banyak. Beberapa cairan putih itu masuk ke mulutnya dan beberapa ada yang tumpah ke payudaranya dan ke sprei. Thalia mintaku untuk menjilat spermaku yang tumpah ke payudaranya dan saya patuhi. Lidahku sapu beberapa sisa spermaku di payudaranya dan Thalia kelihatan betul-betul menikmatinya. Sesudah senang, saya dan dia segera lemas dan langsung tidur sekalian pada kondisi polos sampai pagi (tanpa berselimut). Pagi-paginya ia telah bangun dan menonton TV masih juga dalam kondisi telanjang. Langsung badannya yang cantik itu saya tutupi dengan jaketku agar tidak masuk angin, ia menampik sambil berbisik, "Wolf, lue hebaat sekali semalam. Baru lu cowok yang dapat muasin saya. cowok lainnya yang sempat nidurin saya berasa cemplang. saya ingin kembali Wolf. saya ingin pagi dan malam seterusnya kita terus bertelanjang bugil dan main terus. Kita check out saja dari pemondokan ini. Kita ngomong ke anak-anak jika kita ada masalah lain dan harus cepat pulang ke Bandung. Terus kita check in ke hotel lain". Rupanya saya lebih edan dibanding ia, saya terima saja. Beberapa saat selanjutnya teman-temanku tiba, saya segera pamit ingin pulang sama Thalia. Mereka yakin saja. Langsung dech kita cabut dan check in di pemondokan yang jauh pada mereka. Dan pengalaman itu dilanjutkan di hotel yang baru, siang malam saya dan Thalia melangsungkan acara pesta sex tanpa istirahat. Terkecuali buat makan, dan minum. Setiap setelah bersetubuh, saya dan Thalia rasakan kepuasan yang tidak ada tara.
ABG Anak SMA Bokep Indo Anak Sekolah Panlok Bispak Cantik
Belum ada komentar dikirimkan
Nonton Bokep ABG Indo