Bokepan.org | Nonton Bokep ABG Indo
Nonton Bokep ABG Indo
Beranda 🔥 Trending
Bright Mode
Dark Mode
ABG Mahasiswi Creampie Bokep Indo Bokep Jepang Anak SMA Anak SMP Masturbasi Panlok Anak Sekolah Hijab Bispak SPG Perawan Gang Bang Skandal Selebgram Outdoor Bokep Barat Viral MILF Blowjob Anal JAV Uncensored Amateur Cantik Bokep Cina Cosplay
Kategori
Randomize Icon
Acak Video
Cewek cantik BIGO streaming
-
a week ago
Video ini sudah dilaporkan kalau video ini rusak.
Description :
Randy Pratama….seorang pemuda berusia 26 tahun, dibesarkan dari keluarga yang islami. Ibu nya seorang ustazah yang cukup dihormati di tempat kompleks rumah nya. Ayah nya juga seorang penceramah yang kerap memperoleh panggilan di pengajian-pengajian sekedar untuk share pengetahuan nya mengenai agama. Ustazah Siti dan Ustadz Mahmud sebenar nya kerap memerintah randy menjadi seorang penceramah seperti mereka, tetapi apa dikata, randy memiliki hobi yang lain dari orangtua nya, musik…dia benar-benar menyenangi musik-musik dari England sana sampai seringkali membuat sebuah band, Ustadz Mahmud dan Ustazah Siti telah lenyap akal rasa nya untuk jatuhkan keinginan pada anak lelaki nya untuk sama jadi penceramah, walaupun kadang-kadang dia kerap ikuti pengkajian-kajian islami yang didatangi orangtua nya. Dibalik semuanya ada rahasia dibalik kehidupan randy yang tidak banyak dijumpai beberapa orang di sekitar nya, di mana orang mengenali Randy ialah figur yang "selengean" dan "urakan" namun tetap alim dan sholeh, walau sebenarnya dia mempunyai gairah seks yang tinggi dan kegemaran nya akan seks atau zina, benar-benar bertolak-belakang dengan background keluarga nya yang islami di kehidupan setiap hari. Dan Dari kegemaran nya itu, sudah tidak terhitung berapakah wanita yang telah jatuh ke dekapan nya dan lakukan zina ( seks ) dengan nya. Ya…randy suka untuk menaklukan wanita untuk melepaskan gairah seks nya yang tinggi. Untuk nya itu ialah rintangan yang perlu di taklukan nya, dia tidak tergoda sedikit juga untuk lakukan seks instant dengan wanita-wanita PSK di luaran sana, karena selain tidak ada rintangan nya, dia pikirkan risiko-resiko yang dapat ada karena terkait seks dengan PSK. Tetapi selain itu semua, dia ialah seorang lelaki pengasih orangtua yang ingin berbakti sepanjang umur untuk ayah dan ibu nya. Cukup sampai di sini perjumpaan nya ukhti/akhi….Let me start the first story about randy adventure! Karena satu masalah yang di perintah kan Ustadz mahmud ayah randy, dia harus terpaksa tinggalkan rumah dan orangtua nya 1 bulan ke kota S. Karena Ustad Mahmud ingin randy mengurusikan masalah sertifikat tanah nya dengan pemilik baru yang ada permasalahan sedikit dan perlu waktu cukup lama untuk di uruskan, jadi lah dia harus ke kota S dan tinggal lebih kurang sepanjang satu bulan disitu. Dan kebenaran di situ ada bibi nya yang disebut adik dari Ustazah Siti yakni Ummu Sholihat. Ummu Sholihat ialah seorang ummahat shalehah berjilbab syar'i seperti kakak kandungan nya, karena sama dibesarkan dalam cakupan keluarga yang paling islami oleh kakek randy. hampir sama dengan Ummu Sholihat, suami nya yakni Ustad Hafid seorang ustadz yang paling alim, mereka berdua pasangan cocok sama dengan ayah dan ibu randy. Pagi itu randy sampai di dalam rumah Ummu Sholihat adik kandungan dari ibu nya sendiri, dia disongsong oleh Ummu Sholihat dan suami nya Ustad Hafid secara ramah dan senang karena telah lama tidak bertemu dengan sepupu nya itu. Rumah Ummu Sholihat simpel tetapi benar-benar bersih dan nyaman karena mereka rajin jaga kebersihan di dalam rumah, karena kebersihan itu bagian dari iman. Mereka bercakap-cakap sekalian melepaskan kangen sesudah demikian lama tidak berjumpa. Bokep Barat Ummu Sholihat lalu panggil seorang ke ruangan tamu, dan rupanya dua orang akhwat mendekati ke ruangan tamu dari arah sisi di rumah. Mereka ialah Ukhti Alya dan Ukhti Farah, mahasiswi-mahasiswi yang jalani kuliah nya di PTN Islam di kota S dan kebenaran kos di dalam rumah Ummu Sholihat. Ukhti Alya ialah seorang akhwat berhijab dengan performa stylish, elok dengan badan yang ramping dan memikat, jadi perhatian tiap ikhwan-ikhwan di universitas nya. Dan Ukhti Farah ialah seorang akhwat berhijab syar'i yang sholehah tidak kalah elok, yang lebih memprioritaskan kuliah nya, berusaha untuk capai harapan nya menjadi seorang ustazah seperti mimpi nya. Ummu Sholihat memperkenalkan ke-2 akhwat yang kos di dalam rumah nya ke randy, dan mengharap mereka dapat mengenal supaya randy dapat kerasan di dalam rumah sepanjang 1 bulan, tetapi pasti nya masih tetap mematuhi etika-etika agama dan masih tetap jaga batasan sebagai ikhwan dan akhwat. Sesudah perjumpaan dan sedikit percakapan di ruangan tamu, akhir nya Ukhti Farah dan Ukhti Alya mohon pamit untuk selekasnya ke universitas. Akhir nya Ummu Sholihat mengantar randy sekalian memberikan kamar yang hendak dia menempati sepanjang tinggal di dalam rumah nya. kamar randy tidak terlalu besar tetapi benar-benar bersih dan nyaman dalam nya, karena Ummu Sholihat selalu selalu jaga kebersihan di rumah nya. Randy ganti pakaian dalam kamar sekalian istirahat sesaat, tetapi di antara istirahat nya dia terus pikirkan ke-2 akhwat yang sudah menarik perhatian nya, Ukhti alya dan Ukhti Farah Di antara pikirkan ke-2 akhwat itu, ada nafsu nya menaikan gairah yang karena hormon testosteron nya naik, berpengaruh pada penis nya yang bergerak dalam celana pendek randy. Dalam hati nya, randy berkemauan untuk dapat mnedapat kan ke-2 akhwat itu dalam waku 1 bulan sepanjang dia tinggal di dalam rumah Ummu Sholihat dan Ustadz Hafid. Esok hari nya, pagi setellah makan pagi Ummu Sholihat dan Ustadz Farid mohon pamit pada randy untuk mendatangi satu pengajian dan pulang cukup sore, mereka memerintah randy untuk jaga rumah. Mereka pergi bertepatan dengan Ukhti Alya dan Ukhti Farah yang sama mohon pamit untuk ke universitas nya masing-masing. Karena kebosanan, randy memilih untuk melihat tv di ruangan tengan, di antara rileks nya, dia rasakan nafsu nya naik kembali karena terpikir akan ke-2 akhwat menarik itu. Penis besar nya perlahan-lahan bergerak bangkit dari dalam celana pendek yang dia gunakan, menyodok jadi membesar dan memngeras, membuat nya ingin keluarkan penis nya itu dari dalam celana nya atau buka celana pendek yag dia terkena kan. Akhir nya dia melepaskan kan celana pendek nya dan mengurut-ngurut penis nya sendiri sekalian rasakan kesan mengocak penis nya sendiri dengan terbuka di ruangan tengah rumah Ummu Sholihat bibi nya sendiri. Randy terus mengurut-ngurut penis nya sendiri sekalian pada kondisi bawah nya yang telah telanjang, cuma tersisa tshirt warna biru yang dia gunakan. Tapi tanpa di kenali, Ukhti Farah rupanya berasa smartphone nya ketinggalan dalam indekos nya dan punya niat untuk kembali lagi ke rumah untuk ambil smartphone nya, demikian dia melalui pelataran rumah Ummu Sholihat, dia menyaksikan panorama yang membuat nya benar-benar terkejut di luar jendela kaca langsung ke arah ruangan tengah tempat randy mengocak-ngocok penis nya sendiri. Dia terendap-ngendap melihat sebuah pengalaman yang baru pertama kalinya dia tonton langsung dengan mata kepala nya sendiri, seorang ikhwan sedang memain kan alat kelamin nya sendiri….dan yang membuat nya semakin bertambah terkejut, randy mainkan penis nya sekalian panggil-manggil nama Ukhti Farah, meracau tidak terang sekalian memejam kan mata seperti orang yang meredam geli. Hati Ukhti Farah jadi tidak pasti, di lain sisi dia berasa itu bukan panorama yang perlu dia saksikan, tetapi di lain sisi ini terlampau sayang untuk dilewat kan, sebuah penis lelaki, alat kelamin seorang ikhwan yang menurut nya memiliki wujud yang paling cantik, besar dan berurat. Keringat Ukhti Farah mulai bercucur makin lama dia melihat panorama itu, diimbangi oleh rasa gatal yang serang pada organ badan sisi bawah nya yang paling penting. javcici.com Ukhti Farah mulai rasakan ada hati aneh pada vagina nya, gatal dan memulai lembab, ingin rasa nya dia sentuh vagina nya sendiri pada waktu itu tetapi rasa nya tidak mungkin. Bersamaan dengan nafsu randy yang makin mencapai puncak, dia melepaskan semua baju nya sampai telanjang bundar di ruangan tengah, sekalian mengocak penis nya dengan lebih cepat. Pergerakan tangan nya makin membaut penis nya semakin bertambah keras dan keluarkan urat disekitaran tangkai penis nya…..dan keluar lah sperma dari dalam penis memuncrat keluar membasahi perut nya dengan banyak dan kental. Ukhti Farah secara cepat mengubah status berdiri nya ke status yang lebih terbuka supaya bisa melihat panorama yang paling bernilai ini. Dia benar-benar resah sekalian shaywat seorang akhwat nya naik tinggi sekali, hingga menangkis etika-etika yang sejauh ini dia jalani. Hati nya kacau dan memutuskan untuk terus melihat sampai habis. Sesudah randy keluarkan sperma nya, cepat-cepat dia jalan cepat menghindar status jendela kaca tempat nya melihat dan kembali lagi ke universitas, niat awalnya nya untuk ambil smartphone yang ketinggalan jadi sirna. Pada malam hari yang serupa dengan peristiwa saat Ukhti Farah mendapati randy sedang bermasturbasi di ruangan tengah, dia jadi resah selalu terpikir di pemikiran nya wujud penis randy yang demikian memesona pemikiran nya, dalam hati bagaimana rasa nya jika tangan nya yang halus itu sentuh penis randy yang besar dan berurat itu. Makin buas Ukhti Farah membayang kan cantik nya penis randy seorang diri dalam kamar nya, menyebab kan ada rasa yang aneh pada diri Ukhti Farah. Dia jadi tidak fokus belajar walau sebenarnya dia ialah seorang akhwat sekalian mahasiswi yang selalu semangat untuk kerjakan beberapa tugas kuliah nya atau sekedar untuk belajar dalam kamar. Bersamaan dengan melayang-layang nya pemikiran Ukhti Farah, dia makin tidak termonitor dan memulai rasakan ada rasa aneh tadi ada saat menyaksi kan tindakan randy yang mengocak penis nya, rasa aneh itu makin besar mengelitik vagina nya. Ukhti Farah lalu tiduran id atas tempat tidur nya sekalian menyeka-usap vagina nya di luar rok kain nya, di gesek-gesek kan nya jemari dan telapak tangan nya ke vagina nya di luar kain nya. Dia rasakan kepuasan yang baru pertama kalinya dia bisa kan, sebuah kegiatan yang tabu untuk seorang akhwat muslimah shalehah seperti diri nya. Ukhti Farah lalu berdiri dan cepat-cepat mempreteli celana rok nya sendiri sampai tersisa celana dalam nya saja yang warna kuning pada baju bawah nya, dan meneruskan kegiatan baru nya menggesek-gesek vagina di luar celana dalam nya kembali. Gesekan di luar vagina nya makin cepat, tangan nya makin intensif bergerak menyeka2usap vagina nya di luar celana dalam. Sampai hingga ke periode di mana Ukhti Farah bergetar luar biasa sekalian mengusung ke-2 pinggul nya. Dan membanjir lah celana dalam Ukhti Farah, seorang akhwat muslimah berjilbab lebar yang baru berasa kan nikmat nya masturbasi. Vagina nya benar-benar basah dan lekat berkenaan celana dalam warna kuning yang dia gunakan. Napas nya tidak teratur kecapekan, dia terkulai lemas di atas tempat tidur nya, sekalian merenungi apa yang barusan dia kerjakan, sebuah kegiatan yang paling tabu untuk seorang akhwat shalehah berjilbab lebar. Sesudah beberapa saat, dia bisa mulai mengontrol napas nya dan cepat-cepat ganti baju, lalu segera untuk mandi junub sekalian terendap-ngendap. Malam itu setelah semuanya melaksana kan sholat isya berjama'ah, mereka bergabung di ruangan tengah untuk melihat tv sekalian bersenda canda dalam situasi hangat. Ummu Sholihat bertanya mengenai kuliah ke Ukhti Farah dan Ukhti Alya, Ustad Hafid bertanya mengenai bagaimana perubahan masalah pertanahan ke randy, telah tiba mana permasalahan yang dia uruskan. Ukhti Farah sekalian melihat tv dan diselangi mengobrol dengan Ummu Sholihat atau Ukhti Alya, dia kadang-kadang mencuri-curi pandang pada arah selangkangan randy, dia kelihatan memperhatikan kondisi sarung yang randy gunakan, sekalian membayang kan apa yang telah ada dalam sarung randy. Ummu Sholihat seringkali menguap mengisyaratkan dia telah ngantuk, demikian juga Ustad Hafid yang kelihatan tidak dapat meredam mengantuk, akhir nya mereka juga mohon pamit untuk ke kamar nya untuk tidur. Ukhti Alya yang malam tempo hari habis bergadang kerjakan pekerjaan juga telah kelihatan mengantuk dan tidak lama dia juga mohon pamit untuk ke kamar nya, sekalian memerintah Ukhti Farah untuk cepat tidur juga, tetapi Ukhti Farah berbicara ingin menyelesaikan film yang dia tonton dahulu di tv. Sekarang tinggal randy dan Ukhti Farah berdua di ruangan tengah, melihat tv sekalian sedikit-sedikit terlibat perbincangan dengan masih tetap ada rasa malu. Ukhti Farah terluhat cukup canggung berdua dengan randy, tetapi randy berasa ini peluang terbaik untuk sedikit menambahkan hubungan dengan Ukhti Farah Tanpa diduga-sangka….Ukhti Farah bertanya suatu hal pada randy, mengenai apa yang dilakukan nya saat dia masturbasi kemarin itu di ruang ini. Ukhti Farah : Akhi…hmmm ana saat itu simak Akhi…di sini..sambilll…. Randy : hah? sekalian apa ya ukhti? Ukhti Farah : sekalian itu akh…..pegang-pegang kelamin antum sendiri…. sebut Ukhti Farah sekalian menundukan kepala nya karena malu. Randy : hah?? jadi tempo hari itu anti simak ana kembali masturbasi di sini?? Ukhti Farah : hmmm iya akhi dari yang ana saksikan di internet nama nya masturbasi….tetapi afwan akh ana gak menyengaja saksikan nya. Randy : tetapi bagaimana dapat ukh, anti kan kemaren ke universitas? Ukhti Farah : iya akh..tetapi saat itu ana kembali lagi ke rumah untuk ambil smartphone yang ketinggal, gak menyengaja simak antum kembali itu di sini.. Randy : ohh gitu….hmm afwan ya ukh…ana waktu itu juga khilaf karena gak tahu mengapa gairah ana naik Ukhti Farah : i…iya gpp kok akhi, lumrah dan manusiawi Ukhti Farah masih memberikan sikap yang malu dengan kadang-kadang memandang mata randy Randy : hmmm memiliki arti anti saat itu simak penis ana donk ukh? Ukhti Farah : i….iiya akhi.. Randy : hmmmm menurut anti bagaimana zakar ana? besar gak ukhti? hehe Randy mulai berani memikat Ukhti Farah karena menyaksikan tingkah Ukhti Farah yang belum kelihatan untuk pergi tinggalkan percakapan yang mulai cabul ini. Ukhti Farah : Astagfirullah akhi……ga baik menanyakan demikian Randy : hehe ana kan hanya bertanya ukhti…..lagian anti lebih dulu kan yang menanyakan masalah ini pada ana Ukhti Farah : i…iya sich, tetapi itu kan ana hanya ingin tau…..tetapi.. Randy : tetapi apa ukhti? Ukhti Farah : hmmm itu…zakar antum.. Randy : hehe mengapa dengan zakar ana ukh? Ukhti Farah : hmmm …besar akh.. Randy : hehe anti sukai? Ukhti Farah : gak tahu akh… Randy : hehe hmm ukhti….bisa ana berpindah kesitu duduk nya? Ukhti Farah ? mengapa akh? kan sama saja masih tetap kelihatan tv nya Randy : gpp ukh, ingin saja duduk bersisihan dengan anti Ukhti Farah : Astagfirullah tidak boleh akhi Randy lalu beralih tempat duduk ke sofa di samping sofa yang di menempati oleh Ukhti Farah, Ukhti Farah kelihatan cukup grogi hadapi keadaan ini, ingin rasa nya selekasnya bergerak masuk ke kamar nya tetapi ada suatu hal pada diri nya yang membuat dia masih tetap ketahan di dalam ruang itu berdua dengan randy. Randy tawarkan Ukhti Farah untuk dapat meliat penis nya satu kali lagi, tetapi Ukhti Farah cepat-cepat menampik nya walau sebenarnya dalam hati nya ingin sekali menyaksikan nya kembali, karenanya yang belakangan ini dalam pemikiran nya, bahkan juga jika dapat tidak cuma menyaksikan nya, tetapi sentuh dengan tangan nya. Randy : hehe iya gpp kalau gak ingin simak lagi… Ukhti Farah : hmmm Keadaan yang mulai beralih situasi ini membuat penis randy menyodok bangkit dari tidur nya, mengeras sedikit-sedikit membuat suatu benjolan yang kelihatan di luar sarung yang dikenai nya. Hal tersebut membuat Ukhti Farah makin grogi dan memulai berkeringat, tetapi dia tidak bergerak dari tempat duduk nya, hal tersebut membuat randy makin berani memikat Ukhti Farah. Randy : hmm ukhti…. Ukhti Farah : ya akhi? Randy : anti berpindah duduk di sini donk Sekalian menepuk sofa mengisyaratkan untuk supaya Ukhti Farah beralih tempat duduk ke segi nya. Ukhti Farah menunduk sekalian kelihatan menimang suatu hal, tetapi akhir nya mengusung pantat nya dari sofa dan berdiri…melangkah kan kaki untuk beralih tempat duduk ke segi randy. Randy benar-benar kegirangan dalam hati nya, lantas mulai keluarkan SSI nya (speak-speak iblis) Randy : anti elok sekali ukhti…pasti banyak di universitas ikhwan-ikhwan yang menyukai sm anti Ukhti Farah : biasa saja akhi, antum terlampau beri pujian Randy : anti pernah kekasihan ukh? Ukhti Farah : tidak pernah akhi, kekasihan itu haram tidak ada pada islam Randy : benar ukhti, tetapi bagaimana jika ada ikhwan yang punya niat ajak anti taaruf? Ukhti Farah : hah? siapa akhi? Randy : ya belum tahu sich siapa, ini kan hanya contoh nya Ukhti Farah : ohhh..hmmm jika ahklah ikhwan itu baik dan agama nya bagus mengapa tidak akhi, tetapi ana ingin tuntaskan kuliah dahulu. Randy : alhamdulillah kalau getho ukhti Sedikit-sedikit randy makin rapatkan sikap duduk nya ke Ukhti Farah, Ukhti Farah juga tidak berkeberatan menyaksikan gerakan randy yang makin rapatkan sikap duduk nya, membuat paha mereka bersinggungan di luar baju nya masing-masing. Randy : malam hari ini dingin ya ukh, angin nya besar Ukhti Farah : iya akhi….telah segera masuk musim hujan Randy : kalau dingin begini hormon testosteron ana sukai naik ukh, apa lagi ditambahkan lagi deket sm anti
ABG Cantik
Belum ada komentar dikirimkan
Nonton Bokep ABG Indo