Bokepan.org | Nonton Bokep ABG Indo
Nonton Bokep ABG Indo
Beranda 🔥 Trending
Bright Mode
Dark Mode
ABG Mahasiswi Creampie Bokep Indo Bokep Jepang Anak SMA Anak SMP Masturbasi Panlok Anak Sekolah Hijab Bispak SPG Perawan Gang Bang Skandal Selebgram Outdoor Bokep Barat Viral MILF Blowjob Anal JAV Uncensored Amateur Cantik Bokep Cina Cosplay
Kategori
Randomize Icon
Acak Video
Dipaksa ngewe sama pacar
451
0
-
2 months ago
Video ini sudah dilaporkan kalau video ini rusak.
Description :
Saya alami ini saat liburan di kota S bersama istri saya. Pada waktu itu saya berjumpa bekas saya pada tempat kerja di kota itu. Namanya ialah Mariana, sebut saja. Saya dan istri saya tinggal di hotel ‘S', kami berdua mempunyai nyaris tiga hari untuk menentramkan diri sedikit dari kota J. Hari ke-4 sesudah makan malam, istri saya dan saya mulai jadi basah seperti umumnya, suami dan istri mencium, menghisap bahkan juga dengan baju 1/2 telanjang, tapi gairah liar ke-2 nya tidak ada selesainya (saya pahami tiap hari jika pemikiran ini sarat dengan tugas kantor, jadi lumrah jika tiap hari waktu berlibur kami selalu terkait). Rekan-rekan saya menjelaskan jika saya mempunyai libido seksual yang luar biasa atau gairah liar, hingga istri saya kadang tidak bisa memperkuat saya pada tempat tidur. Di tengah-tengah keceriaan jika kami masuk pintu kamar hotel saya, saya segera bertindak tanpa cemas mengenai istri saya yang telah berusaha dalam musibah. Begitu kagetnya saya saat saya buka pintu, badan montok berdiri di muka saya dengan jeans ketat dan jumpsuit putih ketat. Saya nyaris berkesan "Mariana …" kataku 1/2 grogi. "Silahkan," kataku, tidak mengetahui jika saya 1/2 telanjang (walau saya cuma kenakan celana pendek di saat itu). Ia ikuti saya ke kamar hotel, istri saya tiduran dan cuma tertutupi oleh selimut hotel. "Ini Mariana, Mah, kau tahu," mereka berjabatan tangan. "Oh, kamu repot, maaf jika saya mengusikmu," kata Mariana setelah itu. Kami cukup tidak nyaman, tapi Mariana berbicara dengan rileks: "Silahkan, tidak boleh cemas, kamu menjadi suami-istri, silahkan kita teruskan!" Saya dan istriku bingung menyaksikan hal tersebut, tetapi dengan sedikit kikuk tanpa saya pikir siapa ia, saya mulai kembali penetratif dengan istriku (meskipun cukup canggung). Kulumat bibir istriku, turun ke bawah antara dua payudara yang cantik yang kumiliki sejauh ini (ukuran sich 34B) kujilat-kugigit puting susu istriku, dengan terpejam istriku mendesah, "Aaahh.. aahh.." ia juga tidak mempedulikan sekitarnya termasuk juga Mariana. Mulutku mulai turun ke di lubang kemaluan istriku dengan tangan kanan dan kiri meremas-remas ke-2 payudaranya. Kujilati lubang kemaluan istriku, ia mulai bergoyang-goyang. "Mas.. itilnya.. aahh nikmat.. Mas.. terus.." Saya sempat melirik Mariana, ia juga menyaksikan episode kami berdua seolah-olah ingin turut menikmatinya. "Mas, mari mulai.. saya.. sudah tidak.. kuat.. nih.." lalu penisku yang mulai tegak berdiri segera masuk ke lubang vagina istriku, "Bleess.. sleepp.." demikian berkali-kali, mendadak tanpa saya ketahui Mariana telah melepaskan semua penutup badannya, ia bergerak dari tempat duduk dan dekati istriku, dilumatnya bibir imut istriku. Gila! pikirku, tetapi ini pengalaman baru untuk kami berdua serta lebih ada macamnya. Istriku juga rupanya membalasnya kecupan Mariana dengan bernafsu, tangan Mariana juga asyik mainkan puting susu istriku. Nyaris satu jam saya turun-naik di badan istriku, dan badan istriku mulai melafalkanng "Mas.. saya.. ke.. lu.. aagghh.." Badan istriku terkapar lemas di tempat tidur, Mariana tahu jika saya belum sampai pucuk, diambilnya diriku supaya duduk di pinggir tempat tidur, dengan penis yang tegak dan basah oleh sperma istriku. Mariana mulai menjilat-jilati penisku dengan bernafsu, "Nikmat Mas cairan istrimu ini," ucapnya. Istriku yang menyaksikan hal tersebut cuma senyuman-senyum penuh makna, Mariana tetap dengan bernafsu mengulum-ulum penisku yang panjang dan besar itu, "May, saya ingin.." Ia tahu apakah yang kuminta, tanpa menanyakan pada istriku Mariana naik antara ke-2 kaki, ternyata lubang kemaluannya telah basah menyaksikan episodeku dan istriku barusan. Lalu "Bleess.." penisku telah masuk ke vagina Mariana. Istriku menyaksikan itu cuma termenung, tetapi selanjutnya ia bangun dan mendorongku hingga saya di status telentang di tempat tidur. Dia mulai naik ke badanku dengan status lubang vaginanya pas di atas kepalaku. "Jilati Mas.." pintanya manja. Saya mulai menjilat-jilati lubang kemaluan istriku dan klitorisnya yang cantik itu, istriku dengan status itu rupanya semakin dapat nikmati dengan Mariana, mereka sama-sama berciuman dan status Mariana juga turun-naik di atas penisku. Istriku dengan bernafsu melumat ke-2 puting payudara cantik punya Mariana, sesudah 1/2 jam badan Mariana melafalkanng, "Mas.. saya.. ingin.. ke.. aahh.." cairan panas menimpa penisku, begitupun saya ingin capai pucuk dan tidak kuat kembali spermaku tumpah dalam lubang vagina Mariana. Mariana selanjutnya beringsut dari tempat tidur, ia jalan ke tas yang dia membawa barusan, lalu keluarkan sebuah benda coklat panjang dengan tali melingkar, itu yang dinakan "dildo", saya dan istriku baru mengetahui saat itu. Mariana mulai kenakan dildonya, sama seperti lelaki, ia jalan ke istriku yang semenjak barusan tiduran di sampingku. Mariana mulai berlaga, ia menciumi istriku dengan bernafsu, melumat puting susu istriku yang tegak, turun ke vaginanya, dijilatinya dengan senang, klitorisnya dimainkan dengan ujung lidahnya, istriku tidak kuat ia mendesah-desah kepuasan. "May.. terus.." Mariana selanjutnya melepaskan vagina istriku tadi dijilat dan digigitnya, ia naik di atas badan istriku, lalu tangannya menuntun dildo yang ia gunakan pas di atas lubang vagina istriku, dengan sekali pencet masuk dildo itu, "Aauugghh.." teriak istriku. "Nikmat Mas.. lebih nikmat dari punyamu.." ucapnya, saya cuma tersenyum. Mariana seolah bernafsu sekali di dalam permainan itu, seolah-olah ia seorang lelaki yang meniduri wanita, istriku juga menikmatinya. Saya tidak tahan menyaksikan episode itu, tanpa meminta izin dahulu dengan status membelakangi Mariana saya menyaksikan warna merah cantik vagina punya Mariana terpajang di depanku. Dengan sekali pacu penisku telah masuk ke lubang itu, "Bleess.." Mata Mariana sampai terpejam-pejam nikmati itu. Sesudah beberapa lama badan istriku terlihat melafalkanng dan, "Ahh.. May.. sayang.." Ia lemas untuk ke-2 kalinya. Mariana mendadak meredamku, hingga saya termenung, ia bangun berdiri dari status di atas istriku, ia mendorongku ke arah tempat tidur, ia melepaskan dildonya dan naik ke badanku, ia mulai kembali dengan status seperti awalnya barusan, wow sangat nikmat. Istriku bangun dari tempat tidur, ia main-main kenakan dildo yang dikenai Mariana barusan, lalu jalan membelakangi Mariana, istriku menyaksikan dengan cantik bokong Mariana yang putih mulus dan lembut itu. Dibelainya secara halus, ia menggerakkan badan Mariana hingga terjerambab, dengan status itu kami bisa sama-sama berciuman dengan bernafsu. Istriku lalu ambil status, dengan pelan-pelan ia masukkan dildonya di dubur Mariana (ia ingin anal sex ternyata dengan Mariana), dengan pergerakan halus dildo itu masuk ke dubur Mariana, Mariana juga berteriak, "Aagghh sa.. kit.." istriku juga stop sesaat, lalu dengan pergerakan mundur-maju secara perlahan dildo itu pada akhirnya lancar masuk ke dubur Mariana. Mata Mariana juga sampai terpejam-pejam, "Mas.. saya.. sudah.. nggakk.. ku.. at.. la.." kembali cairan panas serang penisku. Istriku telah stop mainkan dildonya takut Mariana terserang sakit. Badan Mariana terbujur di tempat tidur sebelahku, istriku yang gairah liar nya masih menggebu langsung serangku, ia dengan status seperti Mariana barusan mulai turun-naik dan tanganku juga tidak ketinggal memilin ke-2 puting susunya. Sesudah nyaris satu jam kami bergumul, pada akhirnya klimaks kami berdua sama keluarkan cairan di pada sebuah lubang. Istriku selanjutnya beringsut, ia ingin mengulum penisku yang tegak berdiri dan basah oleh cairan kami berdua, Mariana juga tidak ketinggal turut mengulum-ngulum penisku. Begitu enaknya malam hari ini, pikirku. Pada akhirnya kami bertiga tertidur karena kecapaian dengan senyuman penuh makna mudah-mudahan permainan ini bisa kami lanjutkan dengan dilandasi rasa sayang bukan lantaran gairah liar semata-mata antara kami bertiga.
ABG Bokep Indo Panlok Bispak
Belum ada komentar dikirimkan
Nonton Bokep ABG Indo