Bokepan.org | Nonton Bokep ABG Indo
Nonton Bokep ABG Indo
Beranda 🔥 Trending
Bright Mode
Dark Mode
ABG Mahasiswi Creampie Bokep Indo Bokep Jepang Anak SMA Anak SMP Masturbasi Panlok Anak Sekolah Hijab Bispak SPG Perawan Gang Bang Skandal Selebgram Outdoor Bokep Barat Viral MILF Blowjob Anal JAV Uncensored Amateur Cantik Bokep Cina Cosplay
Kategori
Randomize Icon
Acak Video
Skandal SMA tt gede Part 2
419
0
-
2 months ago
Video ini sudah dilaporkan kalau video ini rusak.
Description :
Saya masih ingat di saat itu tanggal 2 Maret 1998, saya mengantar adik iparku ikuti tes dalam suatu perusahaan di Surabaya. Di saat adik iparku sebutlah saja Novi masuk ruang tes di perusahaan itu, saya dengan setia menanti di ruangan lobi perusahaan itu. Satu 1/2 jam telah saya menanti selesainya Novi kerjakan tes itu sampai jam memperlihatkan jam 11 siang, Novi mulai keluar ruang dan ke arah lobi. Saya bertanya apa Novi dapat menjawab semua pertanyaan, ia menjawab, "Dapat Mas.." "Jika demikian silahkan kita pulang" pintaku. "E.. saat sebelum pulang kita makan dahulu, kamu kan lapar Novi." Selanjutnya Novi mengusikk. Sesudah sesaat Novi berasa tubuhnya cukup lemas, ia ngomong, "Mas kemungkinan saya masuk angin nich, habis saya kelelahan belajar sich semalam." Saya kebingungan harus melakukan perbuatan apa, lalu saya bertanya umumnya diapakan atau minum obat apa, lalu ia ngomong, "Umumnya dikerokin Mas.." "Wah.. bagaimana yach.." kataku. "Oke jika demikian saat ini kita mencari losmen yach untuk ngerokin kamu.." Novi cuma menggangguk saja. Lalu saya dan Novi cari losmen sekalian beli minyak kayu putih untuk kerokan. Kebenaran ada losmen simpel, tersebut yang kupilih. Sesudah pesan kamar, saya dan Novi masuk ke kamar 11 di ruangan atas. "Terus bagaimana langkah Mas untuk ngerokin kamu Nov", tanyaku. Tanpa malu ia lalu berbaring di kasur, karena sang Novi telah menganggapku seperti kakak kandungnya. Aku juga selekasnya mendatanginya. "Sini donk, Mas kerokin.." Dan astaga sang Novi membuka pakaiannya, yang terlihat BH-nya saja, terang terlihat putih dan payudaranya padat berisi. Lalu sang Novi telungkup dan saya mulai untuk menggosokannya minyak kayu puih ke punggungnya dan memulai mengeroki punggungnya. narasi seks Cuma beberapa kerokan saja.. Novi ngomong, "Entar Mas.. BH-ku saya terlepas sekaligus yach.. entar mengusik Mas ngerokin saya." Dan saya terbelalak.. begitu besar payudaranya dan putingnya masih memeras, karena ia kan masih perawan. Tanpa malu saya teruskan untuk mengeroki punggungnya. Sesudah usai semua saya ngomong, "Telah Nov.. telah usai." Tanpa kusadari Novi mengubah tubuhnya dengan terlentang. "Saat ini sisi dadaku Mas tolong dikerik sekaligus." Saya suka bukan main. Terang buah dadanya yang ranum padat itu terjamah tanganku. Saya berulang-kali berbicara, "Maaf Dik yach.. saya tidak menyengaja kok.." "Tidak apapun Mas.. lanjutkan saja." Nyaris usai kerokan dadanya, saya telah kehabisan akal sehatku. Saya pegang payudaranya, saya elus-elus. Sang Novi cuma diam dan pejamkan matanya.. lalu saya ciumi buah dadanya dan kumainkan pentilnya. Novi mendesis, "Mas.. Mas.. ahh.., ah ah ahh.." Terus saya kulum putingnya, tanganku juga tidak mau ketinggal bergerilnya di vaginanya. Pertama ia mengibaskan tanganku ia ngomong, "Tidak boleh Mas.. tidak boleh Mas.." Tetapi saya tidak perduli.. terus saya masukan tanganku ke CD-nya, rupanya vaginanya telah basah sekali. Lalu tanpa diperintah oleh Novi saya membuka rok dan CD-nya, ia cuma pejamkan matanya dan berbicara perlahan, "Yach Mas.." Sekarang Novi telah telanjang bundar tidak gunakan apapun kembali, wah.. putih mulus, bulu-bulunya masih jarang-jarang mahfum ia baru usia 20 tahun tamat SMA. Lalu saya mulai menciumi vaginanya yang basah dan menjilat-jilati vaginanya sampai saya permainkan kelentitnya, ia mengeluh kenikmatan, "Mas.. ahh.. uaa.. uaa.. Mas.." Dan mendesis-desis kegirangan, tangan Novi telah gatal ingin pegang penisku saja. Lalu saya berdiri, kubuka pakaian dan celanaku selanjutnya langsung Novi menggenggam penisku dan mengocak penisku. Saya suruh ia untuk mengulum, ia tidak mau, "Tidak Mas jijik.. tuch, tidak ah.. Novi tidak mau." Lalu kupegang dan kuarahkan penisku ke mulutnya. "Jilatin saja coba.." pintaku. Lalu Novi menjilat-jilati penisku, makin lama ia ingin untuk mengulum penisku, tetapi cocok pertama ia kulum penisku, ia ingin muntah "Huk.. huk.. saya ingin muntah Mas, habis penisnya besar dan panjang.. tidak muat tuch mulutku." ucapnya. "Isep kembali saja Nov.." Lalu ia mulai mengulum kembali dan saya menggerayangi vaginanya yang basah. Lalu saya bentangkan tubuh Novi. Rasanya penisku sudah tidak tahan ingin mengambil keperawanan Novi. "Novi.. Mas masukan yah.. penis Mas ke vaginamu", kataku. Novi ngomong, "Tidak boleh Mas.. saya kan masih perawan." ucapnya. Saya patuhi saja tekadnya, saya setubuhin ia dan kugesek-gesekkan penisku ke vaginanya. Ia rasakan ada benda pijakl melekat di vaginanya, "Mas.. Mas.. tidak boleh.." Saya tidak perduli, terus kugesekkan penisku ke vaginanya, makin lama saya berusaha untuk masukkan penisku ke vaginanya. Slep.. Novi menjerit, "Ahk.. Mas.. tidak boleh.." Saya tetap melanjutkan semakin kusodok dan slep.. bles.. Novi menggelinjang-geliat dan meringis meredam sakitnya, "Mas.. Mas.. sakit tuch.. Mas.. tidak boleh.." Lantas Novi menangis, "Mas.. tidak boleh donk.." Saya sudah tidak memedulikan kembali, telah terlanjur masuk penisku itu. narasi dewasa Lalu saya mulai gerakkan penisku mundur-maju. "Ah.. Mas.. ah.. Mas.." Ternyata Novi telah rasakan nikmat dan meringis-ringis kesenangan. "Mas.." Saya terus dengan pesatnya memacu penisku mundur-maju. "Mas.. Mas.." Dan saya rasakan vagina Novi keluarkan cairan. Ternyata ia telah klimaks, tetapi saya belum. Saya percepat pacuanku. "Terus Mas.. terus Mas.. bisa lebih cepat kembali.." pinta Novi. Tidak lama saya rasakan penisku nyaris keluarkan mani, saya cabut penisku (takut hamil sich) dan saya suruh untuk Novi menyedotnya. Novi mengulum kembali dan terus mengulum ke atas ke bawah. "Hem.. hem.. nikmat.. Mas.." Saya ngomong, "Terus Nov.. saya ingin keluar nich.." Novi percepat kulumnya dan.. cret.. cret.. maniku muncrat ke dalam mulut Novi. Novi selekasnya mengambil penisku dari mulutnya dan maniku menyemprotkan ke pipi dan rambutnya. "Ah.. ah.. Novi.. maafkan Mas.. yach.. saya khilaf Nov.. maaf.. yach!" "Tidak apapun Mas.. semua sudah terlanjur kok Mas.." Lalu Novi bertumpu di pangkuanku. Kuciumi kembali Novi dengan penuh kecintaan sampai pada akhirnya saya dan Novi pulang dan kemudian aku juga masih menanam cinta sembunyi-sembunyi dengan Novi jika istriku cocok tidak berada di rumah.
ABG Anak SMA Bokep Indo Anak Sekolah Panlok Bispak Hijab
Belum ada komentar dikirimkan
Nonton Bokep ABG Indo